beberapa waktu lalu, di tengah ruwetnya kepala, saya membuat coretan di kertas. saya tuangkan banyak hal di sana. kenapaa saya begini, apa yang saya rasakan, apa yang saya inginkan, dan lainnya. setelahnya saya merasa sedikit membaik namun tidak sepenuhnya. pagi tadi, saya bangun dengan perasaan dongkol luar biasa sebenarnya. hati saya masih tidak rela. saya tahu beasiswa adalah pelampiasan....
Popular Posts
-
Melihat beberapa postingan di beberapa waktu terakhir memang saya nampak menyedihkan sekali. Tapi setelah dipikir² ya ngga papa juga saya n...
-
Adalah bohong ketika kita terus menerus menerima penolakan dan hati kita akan baik² saja. Saya salah satunya. Sebenarnya saya sudah sampai p...
-
Hai apa kabar? Lamaaa sekali tidak menulis di sini. Walaupun tiap hari saya masih menyambangi rumah ini sih. Tapi rasanya saya sudah tidak t...
-
Seperti yang saya ulang sebelum sebelumnya, kehamilan kali ini berbeda sekali. Saya yang berpikir bisa hamil sambil menyelesaikan disertasi,...
-
Saya pikir saya mendapat rejeki nomplok. Hati saya terasa penuh. Tapi berkali-kali saya cek mobile banking, tak ada perubahan nominal sepese...
-
I used to be that very positive person. I know. Lifes change. People change. And the mind swapped. Saya kemudian menjadi manusia yang nega...
-
Tiba² saja terpikir hal² yang ingin saya lakukan di masa depan. Ini bukan resolusi, hanya hal² yang saya harap bisa saya lakukan. 1. Journa...
-
biasanya kalau saya sudah menulis di sini nanti hidup saya akan kembali sesuai jalurnya lagi (Amin). jadi, hidup saya, ya seperti itulah. ...
-
Saya baru tahu, makan siang bareng saat kerja damage-nya bisa sedahsyat itu! Yak, saya jadi jatuh cinta berkali kali pada suami gara² bebera...
-
Saya pikir saya sudah terlalu lama berkutat dengan banyak hal di kepala saya. Mempermasalahkan apa yang seharusnya terjadi, hampir setiap ha...