Wednesday, 11 March 2026
Life after resign: the sad part
Monday, 9 March 2026
Life aftet resign: the coward phase
Saturday, 7 March 2026
Life after resign: The accepting phase
Thursday, 5 March 2026
Life after resign: fase anger
Tuesday, 3 March 2026
Life after resign: another episode
Monday, 2 March 2026
Life after resign: entah hari ke berapa, saya lupa
Thursday, 26 February 2026
Life after resign: Jurnaling Day 3
Tuesday, 24 February 2026
Life after resign: Jurnaling Day 1
hai apa kabar?
hidup saya setelah resign? baik-baik saja sebenarnya. tapi ya ngga baik-baik amat sih. apalagi kalau tiba-tiba ada teman yang telp atau kasih kabar tentang bagaimana nama saya di ****** lama dan proses resign yang dianggap emosional.
pada banyak hal saya paham jika mereka menjelekkan saya atau apalah itu namanya ya. tapi di sisi lain emosi saya juga valid. saya tau itu.
sebenarnya ada banyak sekali rasa yang berkecamuk paska resign. dan saya sudah berencana akan menuliskannya dengan runut.
well, mungkin emosi saya masih belum stabil. saya masih berusaha mencerna dengan baik semuanya.
kelak, semoga saya bisa bercerita lebih runut tentang ini semua :)
yang pasti sekarang, saya selalu menyukai pagi. saya tidak sabar menyiapkan tetek bengek keperluan suami dan anak berangkat kerja dan sekolah, dan kemudiaaaannnn jeng jenggggg... saya siap berkeliling GOR Mojokerto setelah mereka semua berangkat. hahaha...
waktu jalan menjadi waktu yang saya nantikan sekali. saya menikmatinya. saya menyukainya. dan saya bersyukuuuurr sekali bisa merasakannya :)
ah ya sebelum update tentang apa yang akan saya lakukan setelah ini, saya mau cerita sedikit.
jadi kemarin seorang teman telp. dia bilang nama saya mungkin sudah di black list sepertinya. jadi kemungkinan akan berat bagi saya untuk menjadi dosen di sini :)
ah entah, kenapa himpitan ekonomi seolah menjadi dosa besar yang saya sandang? hahaha!
tapi sudahlah. berlin bilang, saya harus berhenti meratap dan menatap ke depan saja. jangan terlalu banyak menjelaskan, malah bikin hati jadi sesak.
saya kira dia benar.
mungkin setelah ini saya akan mulai belajar lagi. saya harus punya sertifikasi lain. ya, kalaupun saya ngga ngajar di sini, saya mungkin akan coba ngajar di luar negeri? who knows kan ya? :)
jadi mungkin, akan ada beberapa sertifikasi yang saya ikuti: online teaching (?), bahasa inggris tentu saja, dan research methode. entah saya benci sekali dengan angka-angka metodologi tapi itu justru membuat saya tertantang.
well, apapun itu mari saling mendoakan dalam kebaikan :)
semoga hidup kita semua membaik :)
PS: SAYA TIDAK MENYESAL SAMA SEKALI MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK RESIGN. NO SINGLE REGRET AT ALL :)
Thursday, 22 January 2026
harapan-harapan yang muncul setelah resign
setiap pagi saya masih bingung membiasakan diri dengan tiadanya rutinitas. gampangnya mungkin ini disebut dengan post power syndrome mungkin ya.
kuasa-kuasa yang pernah kita miliki, sekarang tidak lagi.
ada perasaan kosong. ada perasaan sedih. ada perasaan menyesal. ada perasaan apa ngga sia-sia sekolah 4 tahunku?
tapi,
kalau boleh jujur, hidup saya lebih tentram sekarang. situasi rumah membaik. saya justru merasa lebih bisa berkontribusi pada rumah tangga. ada hal-hal yang tidak dulu tidak bisa saya lakukan tapi sekarang saya bisa melakukannya. mendukung suami saya, terutama.
di titik ini, saya bangga mengambil keputusan untuk resign.
.
tapi bicara tentang sekolah yang sia-sia, iya, memang rasanya sia-sia sekali saya sekolah tinggi sampai S3 tapi ngga jadi apa-apa istilahnya ya. hanya, entah kenapa, entah firasat, entah kesombongan, entah karena saya punya kepercayaan mutlak pada Hidup, saya percaya hidup saya tidak akan berhenti di sini.
mungkin, akan sulit bagi saya menjadi dosen (kembali). di Indonesia.
tapi Gusti Allah ngga menciptakan dunia isinya Indonesia saja kan, dengan peraturannya yang ya..
.
saya masih berharap saya bisa menjadi dosen lagi, bisa ngajar dan meneliti lagi (hal-hal yang paling saya sukai).
ya, saya sepertinya akan fokus di sana. mencari lowongan sebagai remote lecturer, adjunct professor, atau mungkin saya bisa kontak editor jurnal siapa tahu di kampusnya lagi butuh dosen remote, kan?
.
terdengar muluk-muluk.
.
tapi ngga ada yang tau kan?
.
semoga, tidak butuh lama bagi saya untuk menyematkan afiliasi asing di bawah nama saya. aamin.