Friday, 29 May 2026
Monday, 25 May 2026
Life After Resign: Wildest Dream
saya masih ngejer. saya barusan ditelpon orang dari tempat kerja lama. di saat bersamaan saya sedang browsing tentang rencana membuka tabungan valas. ha!
orang dari tempat kerja lama mengingatkan tentang barang-barang saya yang saya tinggalkan begitu saja. ya, beberapa waktu lalu memang saya cukup marah sampai rasanya saya tidak mau berurusan sedikitpun dan bahkan mengabaikan kalau saya punya barang-barang di sana.
baiklah, sudahlah. soal barang-barang kita pikir nanti.
mari bicara tentang life updated.
well, hidup saya memang selalu diwolak walik. janji berjalan selama 2 bulan tidak bisa saya penuhi beberapa minggu belakangan.
ya, ada beberapa hal baru dalam hidup saya yang sebenarnya saya pengen nangis sekali. tapi bukan tangis sedih, kali ini tangiis bahagia huhuhu
1. tiba-tiba saja saya diapproach seseorang dari perusahaan besar. besar sekali wuaaaa T_T Perusahaan cloud di bidang life science. saya diminta mengikuti tes, kemudian training, dan kemarin saya dinyatakan diterima walaupun cuma sebagai pegawai kontrak tapi saya bahagiaaaa T_T dan guess what? gaji saya USD T_T How crazy was that ππππππππkerjaan saya melibatkan banyak duduk dan punggung dengkek'en kalau istilah orang jawa, tapi ngga papa, saya mau mengerjakannya. saya kangen kerja dan saya seneng gajinya ππππππππ
2. tiba-tiba saja dapat email kalau disertasi yang saya presentasikan di Deakin Uni mau dibuat book chapter ππππππππ oleh PALGRAVE MACMILLAN! Sekali lagi, PALGRAVE!! ππππππππHow wild was that ππππππππ
3. saya lolos dalam proyek penulisan konten lokal, yang artinya another book is about to be published :')
ya Allah, baik banget sih sama saya ππππππππ
dan tentang wildest dream, saya pernah nulis kan kalau saya pengen gaji dollar. i thought it was impossible. ya mana mungkin seorang saya ini apa sih ππππππππ bahkan kemarin saat jeda setelah resign saya bahkan sempat apply di kampus yang bilang kalau mereka akan menggaji saya 1,5 juta (padahal saya S3 :( ) dan saya iyakan, saking desperate-nya saya :( ya walaupun saya ngga diterima juga sih karena surat sakti shibal sekkiya itu.
kalau mau merunut hidup saya rasa rasanya memang semua kaya yang udah tertulis gitu ngga sih? remembering apa saja yang ernah saya tulis di blog sepertinya itu semua menjadi nyata ngga sih bahkan yang paling ngga mungkin sekalipun ππππππππ
Allah memang selalu dalam persangkaan hamba-Nya ya ππππππππ
mulai sekarang mari bicara yang muluk-muluk tapi yang baik-baik saja ya... ngga usah netapin target waktu, perkara waktu biar jadi urusannya Gusti Allah :(
jadi Allah, saya masih punya mimpi tentang London School of Economis dan University of Antwerp itu. Itu pasti datang kan ya, saya percaya itu :)
bisa jadi ngga ke saya, bisa ke anak-anak saya, semoga ya :)
Wednesday, 29 April 2026
on forming phase
kapan hari seorang teman wa saya. dia meminta saya untuk menjadi pembicara di kampusnya. sebagai praktisi katanya.
praktisi remote worker.
saya antara seneng tapi malu tapi seneng. malu karena saya belum semenghasilkan itu untuk menjadi seorang remote worker. seneng karena saya merasa diakui.
jujur sebenarnya ada titik di mana saya berat sekali melepas posisi saya sebagai dosen. saya cinta sekali profesi itu.
tapi ya mungkin kita akan selalu melepas apa yang kita cintai, kan?
.
saya tidak tahu bagaimana ke depan nanti.
tapi menjadi professional AI Trainer nampak menjanjikan sekarang.
lets see
Tuesday, 28 April 2026
bingung
Tuesday, 21 April 2026
Dua bulan untuk selamanya
Thursday, 16 April 2026
Life after resign: I love my eyes
kemarin saya ke Surabaya. janjian sama Nissa.
biasanya saya selalu terburu-buru. tapi kali ini tidak. saya mematung cukup lama di depan cermin.
mata saya kembali. sinar mata saya kembali πππ
ya, saya sudah lama tidak melihatnya. mata yang berbinar itu. sudah lamaaa sekali. bertahun-tahun ke belakang mata saya selalu nampak lelah. kerutan semakin jelas. dan yang pasti, mata saya lama sekali tidak bersinar.
jangan katakan sesuatu menyangkut fisik ke perempuan. mereka sudah paham dan hafal betul bagaimana fisik mereka.
pun saya. saya paham saya kehilangan binar mata saya. bertahun-tahun.
dan kemarin saya menyadari, binar itu kembali ya Allah πππ
kerutan di wajah masih sama, uban juga tambah banyak, badan masih gendut dan obesitas, tapi binar mata saya kembali lagi akhirnya πππ
sepenting apa ini?
ini artinya ada sesuatu dalam kedirian saya yang kembali. kepercayaan diri saya kembali muncul. saya percaya lagi bahwa saya akan mampu menaklukkan dunia, hahaha. artinya saya percaya dan tahu kalau jalan hidup yang saya lakukan yang saya lalui sudah benar. sudah benar ini... πππ
lucu ya, justru ketika kita kehilangan sesuatu, kita sadar ada sesuatu yang tertimbun selama ini kembali.
lucu ya, harusnya mata saya tetap sayu dan kusam karena saya ngga bisa ngajar lagi, tapi ternyata binar mata itu kembali lagi πππ
lucu ya, saya kira ngajar mungkin satu-satunya panggilan hidup saya, tapi bisa jadi juga ngga.
saya jadi ingat postingan mozaik Gaudi belasan tahun lalu di blog lama saya yang sudah saya hapus.
iya, hidup ini kan perkara menemukan manik-manik kecil yang seolah warna dan coraknya ngga sama, tapi ternyata dia sedang membentuk sesuatu yang indah.
mungkin manik-manik kecil mengajar dan meneliti memang sudah cukup. saatnya saya menemukan manik-manik kecil dengan bentuk dan warna yang lain. saya tahu saya akan menemukan itu. mata saya yang menemukannya. saya tahu mungkin kedirian saya sudah paham, hanya kemampuan pikir saya saja yang belum sampai.
bisa jadi, ada mimpi di masa lalu yang sedang saya bentuk sekarang. iya, hidup hanyalah kumpulan mimpi yang terwujud pelan-pelan, kan?
bisa jadi mimpi saya jadi juragan beras itu terwujud.
bisa jadi mimpi saya jadi florist itu juga terwujud hahaha
bisa jadi mimpi saya ke London School of Economics atau University of Antwerp itu juga sedang pelan-pelan mewujud, hahahha
ya, saya suka saya yang seperti ini. saya suka saya yang optimis seperti ini. saya suka bagaimana binar mata saya kembali lagi.
selamat datang lagi, Fay. kami merindukanmu :)
Monday, 30 March 2026
Life after resign: Menemukan arah hidup baru
Sunday, 29 March 2026
Life after resign: Hati yang kemrungsung
Wednesday, 11 March 2026
Life after resign: Hidup kan baik baik saja
Life after resign: the sad part
Monday, 9 March 2026
Life aftet resign: the coward phase
Saturday, 7 March 2026
Life after resign: The accepting phase
Thursday, 5 March 2026
Life after resign: fase anger
Tuesday, 3 March 2026
Life after resign: another episode
Monday, 2 March 2026
Life after resign: entah hari ke berapa, saya lupa
Thursday, 26 February 2026
Life after resign: Jurnaling Day 3
Tuesday, 24 February 2026
Life after resign: Jurnaling Day 1
hai apa kabar?
hidup saya setelah resign? baik-baik saja sebenarnya. tapi ya ngga baik-baik amat sih. apalagi kalau tiba-tiba ada teman yang telp atau kasih kabar tentang bagaimana nama saya di ****** lama dan proses resign yang dianggap emosional.
pada banyak hal saya paham jika mereka menjelekkan saya atau apalah itu namanya ya. tapi di sisi lain emosi saya juga valid. saya tau itu.
sebenarnya ada banyak sekali rasa yang berkecamuk paska resign. dan saya sudah berencana akan menuliskannya dengan runut.
well, mungkin emosi saya masih belum stabil. saya masih berusaha mencerna dengan baik semuanya.
kelak, semoga saya bisa bercerita lebih runut tentang ini semua :)
yang pasti sekarang, saya selalu menyukai pagi. saya tidak sabar menyiapkan tetek bengek keperluan suami dan anak berangkat kerja dan sekolah, dan kemudiaaaannnn jeng jenggggg... saya siap berkeliling GOR Mojokerto setelah mereka semua berangkat. hahaha...
waktu jalan menjadi waktu yang saya nantikan sekali. saya menikmatinya. saya menyukainya. dan saya bersyukuuuurr sekali bisa merasakannya :)
ah ya sebelum update tentang apa yang akan saya lakukan setelah ini, saya mau cerita sedikit.
jadi kemarin seorang teman telp. dia bilang nama saya mungkin sudah di black list sepertinya. jadi kemungkinan akan berat bagi saya untuk menjadi dosen di sini :)
ah entah, kenapa himpitan ekonomi seolah menjadi dosa besar yang saya sandang? hahaha!
tapi sudahlah. berlin bilang, saya harus berhenti meratap dan menatap ke depan saja. jangan terlalu banyak menjelaskan, malah bikin hati jadi sesak.
saya kira dia benar.
mungkin setelah ini saya akan mulai belajar lagi. saya harus punya sertifikasi lain. ya, kalaupun saya ngga ngajar di sini, saya mungkin akan coba ngajar di luar negeri? who knows kan ya? :)
jadi mungkin, akan ada beberapa sertifikasi yang saya ikuti: online teaching (?), bahasa inggris tentu saja, dan research methode. entah saya benci sekali dengan angka-angka metodologi tapi itu justru membuat saya tertantang.
well, apapun itu mari saling mendoakan dalam kebaikan :)
semoga hidup kita semua membaik :)
PS: SAYA TIDAK MENYESAL SAMA SEKALI MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK RESIGN. NO SINGLE REGRET AT ALL :)
Thursday, 22 January 2026
harapan-harapan yang muncul setelah resign
setiap pagi saya masih bingung membiasakan diri dengan tiadanya rutinitas. gampangnya mungkin ini disebut dengan post power syndrome mungkin ya.
kuasa-kuasa yang pernah kita miliki, sekarang tidak lagi.
ada perasaan kosong. ada perasaan sedih. ada perasaan menyesal. ada perasaan apa ngga sia-sia sekolah 4 tahunku?
tapi,
kalau boleh jujur, hidup saya lebih tentram sekarang. situasi rumah membaik. saya justru merasa lebih bisa berkontribusi pada rumah tangga. ada hal-hal yang tidak dulu tidak bisa saya lakukan tapi sekarang saya bisa melakukannya. mendukung suami saya, terutama.
di titik ini, saya bangga mengambil keputusan untuk resign.
.
tapi bicara tentang sekolah yang sia-sia, iya, memang rasanya sia-sia sekali saya sekolah tinggi sampai S3 tapi ngga jadi apa-apa istilahnya ya. hanya, entah kenapa, entah firasat, entah kesombongan, entah karena saya punya kepercayaan mutlak pada Hidup, saya percaya hidup saya tidak akan berhenti di sini.
mungkin, akan sulit bagi saya menjadi dosen (kembali). di Indonesia.
tapi Gusti Allah ngga menciptakan dunia isinya Indonesia saja kan, dengan peraturannya yang ya..
.
saya masih berharap saya bisa menjadi dosen lagi, bisa ngajar dan meneliti lagi (hal-hal yang paling saya sukai).
ya, saya sepertinya akan fokus di sana. mencari lowongan sebagai remote lecturer, adjunct professor, atau mungkin saya bisa kontak editor jurnal siapa tahu di kampusnya lagi butuh dosen remote, kan?
.
terdengar muluk-muluk.
.
tapi ngga ada yang tau kan?
.
semoga, tidak butuh lama bagi saya untuk menyematkan afiliasi asing di bawah nama saya. aamin.
Wednesday, 14 January 2026
perasaan-perasaan yang muncul setelah mengajukan resign
proses resign kali ini bukan hal yang mudah. sangat-sangat tidak mudah.
jika di perusahaan yang lalu lalu, ketika mengajukan resign digandholi, diberi jabatan lebih tinggi, diberikan kompensasi yang lebih baik, tapi kali ini berbeda.
hati saya berat sekali.
mungkin dulu ujian resign adalah biaya ya. sekarang ujiannya lain. semuanya berat.
hari ini saya sedih. saya nangis entah kenapa.
saya sama sekali tidak menyesal mengajukan resign.
mungkin yang saya sesali adalah respon terhadap pengajuan yang saya berikan, termasuk ancaman-ancaman yang saya terima.
perasaan lain yang muncul adalah takut. saya takut ngga dapat kerja lagi, saya takut benar-benar akan dapat sanksi yang tidak bisa saya handle, saya takut saya tidak punya pekerjaan ketika anak-anak saya dewasa, saya takut tidak punya rutinitas, saya takut tidak ada beban pekerjaan yang saya pikirkan (lucu! tapi ini nyata!), saya takut saya tidak lagi punya kendali atas hidup, saya takut omongan orang sudah S3 kok nganggur, saya takut saya diremehkan, saya takut dikasihani.
Heran. ada banyak ketakutan yang tiba-tiba muncul.
saya cerita sedikit ya..
jadi sebenernya pun saya tidak diam, tidak tak melakukan apapun. saya apply ke sana sini. beberapa menunjukkan tanda positif. positif sekali malah.
ketika apply ada perasaan mampu, ada perasaan sanggup, ada perasaan saya masih bisa, saya masih berguna. saya senang melaluinya.
karena itu saya masih percaya pada diri saya. saya bisa melalui ini. saya tahu hidup saya akan baik-baik saja. saya percaya saya akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. saya tahu itu.
tapi..
jadi begini. kemarin saya ada ke tempat kerja saya. sebenarnya ini bukan hal baru, tapi mungkin perasaan yang muncul sekarang lebih intens ya. jadi ketika sampai di sana saya merasa sesak sekali. apalagi saat pertemuan.
ada banyak sekali scene yang menunjukkan bahwa: kamu tanpa aku, ngga akan mampu. kamu ngga akan bisa survive di luar sana tanpa aku. mirip-mirip itulah perasaan yang dimunculkan.
sejenak ketika di sana saya merasa kecil dan kerdil. saya takut saya tidak akan bertahan.
sore ketika pulang, suami mengajak saya jalan-jalan. entah tapi hati saya yang sebelumnya sesak rasanya lapang sekali. saya kembali merasa mampu.
pagi tadi ketika saya akan keluar, saya melihat dalam cermin: aku masih cantik, aku mampu. aku ngga jelek-jelek amat dan aku juga ngga bodoh-bodoh amat.
beberapa waktu lalu ketika saya menginjakkan kaki di tempat yang seharusnya jadi tempat baru saya pun, perasaan saya kurang lebih sama: kenapa tempat ini berasa lapang sekali ya?
-
ya perasaan ketakutan tadi akan selalu muncul dibarengi: saya harus ngapain ya hari ini? hahaha.
well, seperti biasa, blog ini memang penyelamat saya. hati saya kembali lega. saya bisa menghadapi ketakutan-ketakutan itu lagi.
iya, ketakutan itu ada. dan memang ada kemungkinan terjadi, wong namanya juga hidup.
TAPI JUGA ADA KEMUNGKINAN TIDAK AKAN TERJADI, NAMANYA JUGA HIDUP, KAN?
ngga papa, hari ini nangis ngga papa. hari ini sedih ngga papa.
semua kan baik-baik saja...
Monday, 12 January 2026
pengangguran terselubung
ya, posisi saya sekarang seperti pengangguran sekali.
bayangkan betapa menyedihkannya, S3 tapi nganggur. hahaha
tapi herannya saya tidak sesedih ketika saya menganggur di masa lalu. entah tapi ada perasaan di mana saya merasa masih sangat aman terlepas apapun kondisi sekarang.
mungkin karena saya sudah ada suami. beda dengan kondisi pengangguran ketika saya masih belum menikah dulu.
mungkin juga karena saya merasa memiliki sesuatu dan entah mengapa saya merasa ini bukan kondisi yang selamanya. hidup saya akan segera membaik. entah kepercayaan diri macam apa ini dan entah dari mana datangnya.
saya masih bingung menghadapi hari setiap pagi. bingung pekerjaan apa yang harus saya lakukan hari ini. pekerjaan apa yang harus saya apply hari ini. ya, kebingungan semacam itu yang selalu muncul.
saya berpikir untuk mengambil kelas gym, periksa ke obgyn, kelas mengemudi, dan hal-hal yang tidak sempat saya lakukan sebelumnya.
saya pun berpikir untuk berlari atau bersepeda lagi. tapi nampaknya saya terlalu tangguh. saya tidak bisa mengalahkan diri saya sendiri. saya butuh orang lain untuk mengalahkan saya untuk melakukan ini semua, dan.. kelas gym mungkin?
ya, mungkin saya akan mendaftar kelas hari ini. sembari berharap akan ada panggilan dari salah satu aplikasi yang sudah saya lamar.
doakan saya beruntung. doakan hidup akan selalu baik-baik saja.
