Monday, 25 May 2026

Life After Resign: Wildest Dream

saya masih ngejer. saya barusan ditelpon orang dari tempat kerja lama. di saat bersamaan saya sedang browsing tentang rencana membuka tabungan valas. ha!

orang dari tempat kerja lama mengingatkan tentang barang-barang saya yang saya tinggalkan begitu saja. ya, beberapa waktu lalu memang saya cukup marah sampai rasanya saya tidak mau berurusan sedikitpun dan bahkan mengabaikan kalau saya punya barang-barang di sana. 

baiklah, sudahlah. soal barang-barang kita pikir nanti. 

mari bicara tentang life updated. 


well, hidup saya memang selalu diwolak walik. janji berjalan selama 2 bulan tidak bisa saya penuhi beberapa minggu belakangan. 

ya, ada beberapa hal baru dalam hidup saya yang sebenarnya saya pengen nangis sekali. tapi bukan tangis sedih, kali ini tangiis bahagia huhuhu

1. tiba-tiba saja saya diapproach seseorang dari perusahaan besar. besar sekali wuaaaa T_T Perusahaan cloud di bidang life science. saya diminta mengikuti tes, kemudian training, dan kemarin saya dinyatakan diterima walaupun cuma sebagai pegawai kontrak tapi saya bahagiaaaa T_T  dan guess what? gaji saya USD T_T How crazy was that 😭😭😭😭😭😭😭😭kerjaan saya melibatkan banyak duduk dan punggung dengkek'en kalau istilah orang jawa, tapi ngga papa, saya mau mengerjakannya. saya kangen kerja dan saya seneng gajinya 😭😭😭😭😭😭😭😭

2. tiba-tiba saja dapat email kalau disertasi yang saya presentasikan di Deakin Uni mau dibuat book chapter 😭😭😭😭😭😭😭😭 oleh PALGRAVE MACMILLAN! Sekali lagi, PALGRAVE!! 😭😭😭😭😭😭😭😭How wild was that 😭😭😭😭😭😭😭😭

3. saya lolos dalam proyek penulisan konten lokal, yang artinya another book is about to be published :')


ya Allah, baik banget sih sama saya 😭😭😭😭😭😭😭😭


dan tentang wildest dream, saya pernah nulis kan kalau saya pengen gaji dollar. i thought it was impossible. ya mana mungkin seorang saya ini apa sih 😭😭😭😭😭😭😭😭 bahkan kemarin saat jeda setelah resign saya bahkan sempat apply di kampus yang bilang kalau mereka akan menggaji saya 1,5 juta (padahal saya S3 :( ) dan saya iyakan, saking desperate-nya saya :( ya walaupun saya ngga diterima juga sih karena surat sakti shibal sekkiya itu.


kalau mau merunut hidup saya rasa rasanya memang semua kaya yang udah tertulis gitu ngga sih? remembering apa saja yang ernah saya tulis di blog sepertinya itu semua menjadi nyata ngga sih bahkan yang paling ngga mungkin sekalipun 😭😭😭😭😭😭😭😭


Allah memang selalu dalam persangkaan hamba-Nya ya 😭😭😭😭😭😭😭😭

mulai sekarang mari bicara yang muluk-muluk tapi yang baik-baik saja ya... ngga usah netapin target waktu, perkara waktu biar jadi urusannya Gusti Allah :(


jadi Allah, saya masih punya mimpi tentang London School of Economis dan University of Antwerp itu. Itu pasti datang kan ya, saya percaya itu :)


bisa jadi ngga ke saya, bisa ke anak-anak saya, semoga ya :)


 


0 comments:

Post a Comment