kapan hari seorang teman wa saya. dia meminta saya untuk menjadi pembicara di kampusnya. sebagai praktisi katanya.
praktisi remote worker.
saya antara seneng tapi malu tapi seneng. malu karena saya belum semenghasilkan itu untuk menjadi seorang remote worker. seneng karena saya merasa diakui.
jujur sebenarnya ada titik di mana saya berat sekali melepas posisi saya sebagai dosen. saya cinta sekali profesi itu.
tapi ya mungkin kita akan selalu melepas apa yang kita cintai, kan?
.
saya tidak tahu bagaimana ke depan nanti.
tapi menjadi professional AI Trainer nampak menjanjikan sekarang.
lets see
0 comments:
Post a Comment