Tuesday, 25 October 2022

Lagu-lagu dan lirik yang menemani saya mengerjakan review untuk systematic literature review

 Here we go.....


Just a feeling: You may not believe me but I give you all I have.. (Lagu yang saya nyanyikan setiap hari di tahun 2014 saat saya patah hati) 😂😂😂😂😂 Padahal kalau dipikir juga, I fight nothing at that time btw 


Breakeven (The Script). Lagu yang nemenin patah hati (lagi 😂😂😂😂)

I'm still alive but I'm barely breathing
Just prayin' to a God that I don't believe in
'Cause I got time while she got freedom
'Cause when a heart breaks no it don't break even
Her best days will be some of my worst
She finally met a man that's gonna put her first
While I'm wide awake she's no trouble sleeping
'Cause when a heart breaks no it don't break even, even, no
What am I supposed to do when the best part of me was always you? And
What am I supposed to say when I'm all choked up and you're okay?

Btw komenan di Youtube-nya seru, lemme copas it here:

kratika rajput

"Cause she's moved on while I'm still grieving" this line just hits right in the heart.
491
Kirkston Melder
This song hits hard since im going through a breakup rightnow and she said she moved on and she has no interest in me whatsoever. But hey thats life right? Shit happens but still we fight to wake up and survive another day. Time heals, work on yourself and be happy on your own, know your worth and the correct one will come to you♥️
696

I remember being a kid singing my heart out to this song and now I’m living through it… it’s gonna be alright though


 Lost Stars (Adam Levine) : Lagu yang ngingetin sama adek, karena kami suka banget lagu ini dan dulu nonton filmnya barengan di depan TV sambil goleran. Hahahaha.. good old day <3 

..turn the page maybe we'll find a brand new ending~


See You Again (Wiz Khalifa) : Lagu ini mengingatkan sama banyak hal di Meratus. Hahaha :))

..Its been a long day without you my friend, and Ill tell you all about it when I see you again


Hall of Fame (The Script) : Lagu yang saya nyanyikan tiap kali merasa ragu sama diri sendiri

you could be the greatest, you can be the best
You can be the King Kong banging on your chest
You could beat the world, you could beat the war
You could talk to God, go banging on his door
You can throw your hands up, you can beat the clock (yeah)
You can move a mountain, you can break rocks
You could be a master, don't wait for luck

Jet Lag (Simple Plan) : Saya suka Simple Plan sejak SMP atau SM dan saya SUKA SEMUA LAGUNYA. Tiap kali, tanpa alasan apapun, saya pasti nyanyi keras kalau dengar Simple Plan

What time is it where you are?
I miss you more you than anything
And back to home you feel so far
Waiting for the phone to ring
It's getting lonely living upside-down
I don't even wanna be in this town
But trying to figure the time zone's making me crazy
You say good morning when it's midnight
Going out of my head, alone in this bed
I wake up to your sunset
And it's driving me mad, I miss you so bad
And my heart, heart, heart is so jet lagged

Memories - Maroon 5: Satu dari sedikit lagu baru yang saya sukaaaa banget. Liriknya menyenangkan. Lagunya menyenangkan. 

Here's to the ones that we gotCheers to the wish you were here, but you're not'Cause the drinks bring back all the memoriesOf everything we've been throughToast to the ones here todayToast to the ones that we lost on the way'Cause the drinks bring back all the memoriesAnd the memories bring back, memories bring back you
There's a time that I remember, when I did not know no painWhen I believed in forever, and everything would stay the sameNow my heart feel like December when somebody say your name'Cause I can't reach out to call you, but I know I will one day, yeah
If You're Gone - Matchbox Twenty: ada lagu-lagu yang terlepas maknanya seperti apa, tapi ketika mendengarnya tiba-tiba saja kita menangis. Lagu ini adalah favorit saya sejak SMP. Dan entah lagu ini selalu terasa dalam dan sangat sedih, apalagi part there's a little bit of something me in everything in you :')
I think I've already lost youI think you're already goneI think I'm finally scared nowYou think I'm weak, I think you're wrongI think you're already leavingFeels like your hand is on the doorI thought this place was an empireNow I'm relaxed, I can't be sure
And I think you're so meanI think we should tryI think I could need this in my life andI think I'm scaredI think too muchI know it's wrong, it's a problem I'm dealing
If you're gone, maybe it's time to come homeThere's an awful lot of breathing roomBut I can hardly moveIf you're gone, baby you need to come home, come homeThere's a little bit of something meIn everything in you
I bet you're hard to get overI bet the room just won't shineI bet my hands I can stay hereAnd I bet you need - more than you mind
And I think you're so meanI think we should tryI think I could need this in my lifeI think I'm just scared that I know too muchI can't relate and that's a problem I'm feeling

A Thousand Years - Christina Perri : Lagu ini malah ngingetin sama Nissa. Dia dulu pernah bilang
How can I love when Im afraid to fall?

Sebenarnya playlist-nya masih panjang. Tapi nanti saya malah sibuk ngeblog ndak nggarap disertasi (ciyyeeeeee. hahahaha). 

Ya sudah, nanti-nanti kita bikin playlist part 2


Wednesday, 12 October 2022

Goodbye to Goodbye

Drama ini menceritakan kehidupan. Pernikahan, perselingkuhan, perceraian, hamil di luar nikah. Hehe ga ada bagusnya ya😅 Tapi sungguh, ini drama yang luar biasa bagus. Ditulis dari lebih banyak sudut pandang perempuan dan sedikit pov laki-laki.

Ceritanya tentang seorang perempuan yang tidak mau bercerai selepas mengetahui suaminya berselingkuh dan punya anak dengan rekan kerjanya. Dia tidak mau bercerai karena nantinya dia tidak akan dapat apa-apa. Tidak ada tunjangan, suami hilang, tidak dapat apapun. Oleh karena itu dia bertahan di rumah mereka dan menutup diri dari siapapun karena malu. Anak si perempuan ini sudah kuliah, laki-laki, membenci ibunya karena dia pikir ibunya adalah penyebab perceraian, dan kemudian dia menghamili pacarnya.

Singkat cerita, pacar si anak yang hamil tadi, karena tidak tahu harus pergi ke mana, dia malah pergi ke rumah ibu si pacar (wanita yang tidak mau bercerai tadi). 

Drama dimulai di sini. 

Ternyata si anak perempuan, sebut saja calon mantu tadi, dia menemukan sosok Ibu di diri calon mertuanya. Dan si perempuan yang tidak mau bercerai tadi, si calon mertua, menemukan sosok anak di sisi calon mantunya. Drama berputar di sini kemudian.

Mbulet ya. Hahaha

Tapi sungguh drama ini baguuusss sekali. Saya relate sekali dengan perempuan yang tidak mau bercerai itu tadi. Dia sebelumnya adalah perempuan sukses, karirnya cemerlang, pintar, tapi semenjak menikah dia memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. Mentasbihkan dirinya sebagai istri dan ibu. Namun justru, ketika dia sudah melepaskan kediriannya, perannya sebagai istri dan ibu pun gagal 😢

Perempuan ini menutup diri. Dia malu. Pada banyak dialog dia seperti menyampaikan banyak hal isi hati saya. Hahaha. Pada banyak dialog saya dibikin nangis tersedu-sedu. Dia merasa telah terisolasi. Dan saya pun demikian. Saya merasa ada yang terenggut dari saya. 

. 


Beberapa waktu lalu ada tawaran dari kampus untuk ke Malaysia. Meskipun harus ada seleksi, saya percaya diri sekali bisa lolos seleksinya. Tapi saya urungkan niat saya. Saya harus sadar diri, selain menjadi saya, saya juga Ibu yang dibutuhkan anak. Meninggalkan anak selama 5 hari apa mungkin? :') Bukan suami tidak mau menjaga anak tentu saja, masalahnya maukah anak hanya berdua saja sama ayahnya? Bisa diduga jawabannya kan :')

Pada banyak titik saya merasa tidak adil. Coba kalau kesempatan itu datang untuk laki-laki. Tinggal berangkat aja kan :') Beda sekali dengan perempuan. 

Orang pun akan bilang, ah nanti pasti ada kesempatan lain. Ah nunggu anak besar saja. Tapi coba situasinya dibalik ke laki-laki. Pembenaran pembenaran macam ini apakah akan muncul? :')

Perempuan dalam drama Goodbye to Goodbye itu benar. Setelah kamu menikah dan punya anak, hidupmu bukanlah hidupmu lagi. :')


Ps. Sayangi istri2 Anda ya. Anda tidak tahu seberapa banyak yang sudah dia korbankan :')

Wednesday, 14 September 2022

hey baby :(

Saya tidak pernah tahu having a misscarriage dampaknya akan seperti ini. 

Jadi, saya barusan scrolling instagram, melihat orang hamil dan, I just cant hold my tears. 

Maaf tidak bisa menjagamu dengan baik :') You are supposed to be here by this month 😭😭😭😭😭😭😭

Monday, 20 June 2022

hey Fay!

Hey Fay! Selamat ulang tahun, besok. Hahaha
Sudah tua ini, galaunya ngga perna kurang tapi. Hahaha. Its ok, thats what makes me human, right 🙂

So, what I wanna say to me are:

semoga usia ini menjadi penanda bahwa saya semakin sayang diri saya. Bahwa saya sudah melakukan banyak banyaaaakkk sekali hal untuk bertahan dan untuk banyak pencapaian sejauh ini. Saya harap saya bisa merasa cukup dan tidak cukup sekaligus. 

Semakin paham bahwa memang kita butuh validasi internal dan eksternal. Sumber kebahagiaan pun internal dan eksternal. Kadang mendapatkan validasi dari luar itu sulit. Mendapatkan mengharapkan kebahagiaan dari luar itu pun sulit. Tapi ya ngga papa. Namanya manusia. Terus berharap saja. Kalau berhenti berharap namanya sudah mati rasa. Perkara harapan keinginan dari pihak eksternal tidak terpenuhi, ya nggak papa. Mereka adalah pribadi merdeka. Sama sepertimu. Saya pun pribadi merdeka. Bebas menginginkan apa saja, bebas mewujudkannya dan kalau memang mampu mewujudkan sendiri, ya, go ahead. 

Jangan pernah mengharapkan sesuatu yang bisa kamu penuhin sendiri untuk diprovide orang lain lagi, ya 🙂 nanti sakit ati loh 🙂

Ah ya, semoga tahun ini saya bisa mulai membangun kebiasaan kebiasaan baik bagi diri saya sendiri. Makan lebih sehat dan bergizi, banyak berjalan kaki, dan yang paling penting tidak terlalu keras menuntut diri sendiri demi validasi 😢

Saya pengen bisa publish Q1 tahun ini dan bisa kursus nyetir mobil walaupun belum punya mobil. Hahaha.

Bismillah. semoga hatinya lebih tenang. Walaupun saya tahu sayaa sudah bikin banyaaaakkkkk sekali progress. And I am proud of mysel 🙂 Tapi semoga bisa lebih tenang lagi nanti. Ndak ongso2 walaupun yang dipengen masih banyak. Hahaha. 


Selamat ulang tahun saya. Besok saya punya hadiah bunga untuk saya sendiri 🙂🤗

Friday, 3 June 2022

bullied

So, waddap?

My lifes goin so so lately.

So, as I told before I have gained weight a lot since the pandemic. Perubahan pola hidup, bukan cuma saya yang berubah tapi the whole family, switching dari kerjaan ke sekolah, stressed up, depressed, dan banyak hal lain membuat saya bertambah sekitar 7 kilo this last 2 yrs. 

Am not happy for sure. Dan saya pikir saya sudah melakukan banyak hal untuk berubah, tapi yah, saya makhluk yg 99% terdiri dari emosi, sehingga ketika emosinya pas labil ya artinya program dietnya ga jalan, mandeg, nunggu mood dateng buat mulai lagi semuanya dari awal.

Dan perubahan ini sebenarnya membuat saya banyak sekali mendengar banyak omongan tidak enak. Awal awal saya merasa seperti tidak peduli. Lalu lama lama bahkan ketika orang yang tidak saya anggap penting mulai mengomentari penampilan saya, rasanya, hey you pay me nothing. Just shut ur fuckin mouth!

Ya, pengen se misuh itu saya 🙃

Its not that am not trying. Tapi bagaimana ya. Mau jalan pagi tidak bisa. Mau main treadmill tidak bisa. Mau keluar sebentar tidak bisa. Mau masak yang sehat sehat, ada saja perintah atau keharusan untuk berkunjung ke sana sini. Kenapa tidak bisa jalan atau olahraga? Ya karena setiap saya akan memulainya akan ada bayi yang teriak teriak yang ujung-ujungnya ya bikin saya ngga mood banget. Baru mulai makam sehat, disuruh ke mana mana diminta makan ini itu. 

Hehe. I know its sounds cliche ya atau sekedar pembenaran 🙃 tapi ya bagaimana ya 🙃

Kadang saya cuman pengen puk puk diri sendiri, bilang, hey this fat body they said, is the body that makes u have the doctoral scholarship. Things that even the bulliers could never afford even in their dreams. This fat body, is the body yang sudah ngehasilin banyak uang, ngehasilin banyak ide, banyak honor, apapun.

So please, dear me, just thanks your self. Thanks that you are what you are by now. You are more than the bulliers, trust me. 

Ya saya tahu itu.

Tapi kadang saya hanya benci kepada diri sendiri. Saya juga membully diri saya sendiri. And I cant slap me 🙃

I used to think being smart is the only thing that matter. Nyatanya setua ini saya baru sadar, being pretty is also one that I concern a lot. And sad that I cant afford that. 


*Shit saya nangis nulis ini. Haha

Monday, 14 March 2022

Laki laki paling sempurna

saya tahu saya sering bertengkar dengannya, saya sering nggondok, saya sering marah, saya sering marah ngga jelas, dan melakukan banyak hal yang menyebalkan.

and so did he.

dalam beberapa hal saya pikir dia juga memiliki taraf menyebalkan yang sama dengan saya. 

tapi beberapa hal lain, saya pikir, dia bahkan di luar kriteria sempurna yang pernah saya bayangkan. dia melebihi itu :')

.

sejak menikah saya sudah mengalami banyak hal. post partum depression berkepanjangan, ditambah proses perubahan wfo menjadi wfh, dari orang yang sudah dandan cantik sejak jam 4 pagi menjadi ibu-ibu mbladus yang jelek luar biasa, keguguran, beasiswa, dan mungkin rentetan peristiwa kecil yang banyak membuat jiwa saya bergolak. 

dan sampai saat ini dia masih bertahan :') dan di sisi lain sayapun demikian, ya karena saya tidak menemukan alasan yang cukup untuk benar-benar tidak menyukainya. dan kenapa saya harus membutuhkannya?

beberapa bulan ke belakang dan mungkin ke depan, jadwal kuliah saya semakin padat. tugas semakin menggila. saya semakin tidak bisa mengatur waktu dan menentukan prioritas. semakin sering merasa gagal menjadi manusia (menjadi ibu, istri, mahasiswa, dosen). 

alih-alih mengeluh, dia menawarkan untuk membawa Fafa bekerja bersamanya. saya tidak tahu pasti lingkungan kerjanya. tapi dia laku-laki loh :') dan dia mau melakukan itu :') kadang saya pengen nangis, betapa berdosanya saya :') 

ini hanya demi ego saya kan? :')

.

dulu saya pikir saya butuh laki-laki yang selalu bisa membuat saya tertawa, karena saya adalah manusia paling serius sedunia. nyatanya saya tidak butuh itu :') saya justru butuh laki-laki yang bisa mendukung saya, dan dia melakukannya lebih dari sempurna :')

.

walaupun dia tidak pernah singgah ke sini, saya harap dia tahu saya bersyukur sekali bisa hidup bersamanya :') dan semoga paling tidak, sesekali dia juga merasakan hal yang sama :')



ps: biasanya habis nulis cinta-cintaan gini nanti terus tengkar sik :))) ah, semoga tidak. pengen sayang-sayangan sajalah :') he did too much :')

Saturday, 5 March 2022

Kehilangan F

Saya keguguran. Saat usia kehamilan saya 2 bulan. Rasanya campur aduk. Antara sedih, kecewa, tapi ada sedikit sisi yang merasa lega?

Kenapa lega? Karena kehamilan kali ini berbeda sekali dengan yang pertama. Badan yang sakit luar biasa. Malas. Tidak bisa melakukan apapun. Sakit. Bengkak. 

Tapi saya sedih. Sumpah. 

Saya sudah berharap sekali. Saya sudah pengen punya bayi lagi. Tapi ya mungkin saya belum siap. Fisik dan mental saya juga belum siap.

Sampai sekarang perasaan saya masih entah. Badan saya masih hancur. Hati saya juga masih hancur. 

Entahlah.

Kehilangan ternyata seperti ini ya?

Ada waktunya saya ingin mengulang waktu memperbaiki semua. Tapi kehilangan rasanya seperti titik. Kamu tidak bisa kembali lagi. Berhenti.


Anyway, saya sampai pada titik yang sama lagi.


Menjadi perempuan nyatanya tidak pernah mudah. Tidak pernah sekalipun mudah.

Tuesday, 15 February 2022

cukup

Pernah tidak Anda merasa semua sudah sangat cukup, sehingga Anda bahkan malas bergerak untuk membuat sedikit perubahan?

I am. Now.

Entahlah, ada kalanya memang saya merasa tidak nyaman. Tapi pada buanyaaakkk sekali waktu saya merasa sangat nyaman sekali. 

Masih ada banyak hal yang ingin saya penuhi. Saya masih punya banyak keinginan. 

Tapi, saya merasa titik ini cukup. Cukup sekali. Tidka bertambah pun tak apa.

Wednesday, 9 February 2022

Kukira kau rumah

Pagi ini membuka twitter dan menemukan tulisan Fiersa Besari tentang kekerasan dalam pacaran yang dialami vokalis band Amigdala. 

Jujur saya tidak tahu siapa Amigdala, lagu maupun karyanya, tapi film yang katanya ost-nya dinyanyikan oleh band ini sedang ramai dibincangkan. 


Kukira kau rumah

Saya tidak tahu dengan laki-laki, tapi perempuan akan selalu mencari rumahnya. Menganggap bahwa dia akan menemukan tempat untuk berteduh dan berlindung dan melakukan apapun dengan bebas. 


Tapi apakah perjalanan mencari rumah itu mudah? 

Tidak pernah. 

Kadang kita berpikir bahwa rumah adalah entitas statis. Tempatnya di satu titik saja. Ketika kita sudah menemukan seseorang atau bahkan menemukan diri sendiri, seringkali secara otomatis kita mentahbiskan bahwa mereka adalah rumah. 

Padahal bisa jadi satu waktu kita jengah, kita lelah, atau bahkan tidak ingin berada di dalamnya. 

Kalau saya sendiri, rumah bagi saya adalah blog ini sebenarnya, hahaha. 

Saya bisa menulis apapun, menyampaikan apapun tanpa takut dihakimi. Tanpa takut salah walaupun saya tahu itu salah. 

Walaupun kadang juga saya tidak merasa nyaman di sini dan menemukan kenyamanan justru ketika bercerita dengan suami.


Rumah mungkin hanya sesuatu yang sifatnya ilusi. Tidak ada. 

Tidak ada titik henti. Semuanya dinamis

Sunday, 16 January 2022

Berdamai dengan diri sendiri

Pada akhirnya butuh waktu paling tidak 2 tahun untuk akhirnya saya dengan legowo mau berdamai setelah perang berkepanjangan.

Ya, saya mau berdama dengan diri saya sendiri. Saya capek berperang dengan banyak peran dalam hidup saya.

Rasanya seperti kemarin, hati saya akhirnya lega, setelah dengan seluruh ego yang dipangkas habis, saya bilang ke diri saya sendiri:

Ma, kamu sekarang adalah Ibu rumah tangga murni. Kamu adalah ibu untuk anakmu. Jadi fokusmu satu saja ya. Fokus sama anak dulu. Yang lain lain menyusul belakangan. 

Terdengar sepele ya? Tapi untuk manusia kepala batu seperti saya, butuh bertahun-tahun untuk mengakuinya. Untuk menyisihkan banyak hal lain di belakang. Sesuatu yang selama ini saya pikir bisa jalan beriringan, namun ternyata tidak bisa. 

Saya selalu percaya bahwa saya ada straight A students. Saya tahu saya bisa mencapainya dengan mudah. Karena itu ketika akhirnya sekolah lagi kemarin, rasanya... Hahaha. Ambisi untuk benar-benar menjadi straight A sangat sangat tinggi. Saya mau ambil semua, saya mau kerjakan semua, saya mau mempelajari semua. Bahagia sekali.

Tapi di sisi lain, ada anak yang semakin kurus. Ada anak yang tantrum karena hal hal sepele tidak jelas. Bukan tantrum karena menginginkan sesuatu, tidak. Dia tidak pernah minta dibelikan apapun. Anak saya hanya tantrum kalau saya buka laptop atau epgang hape terlalu lama. Ada anak yang ngambekan luar biasa yang saya tidak tahu lagi harus menurutinya seperti apa. 

Sedih nggak? Sedih lah :')

Dulu saya pikir, hidup saya akan indah indah saja. WFH, SFH, bisa nemenin anak. Pas waktunya saya ngajar atau sekolah anak bakal anteng, mau mainan sendiri, pas waktunya saya bikinin maem juga dia mau makan lahap, manut. Kenyataannya ternyata berbeda 180 derajat. Dia tantrum setiap kali saya ngajar. Tiap kali saya sekolah. Dan tantrumnya ngga main main :')

Saya sempat menjadi monster. Sesuatu yang saya sesali belakangan. Marah tidak jelas. Menuntut anak untuk paling tidak mengerti saya (bodoh ya saya), membuat anak malah seperti trauma melihat ibunya seperti punya dua muka. Saat semua baik, ya saya akan baik baik saja. Saat saya cape dan ada tuntutan sekolah atau tugas atau pekerjaan yang belum beres, saya seketika berubah menjadi monster. 

Saya akhirnya lelah dan menyerah. Sudahlah. Tidak bisa terus-terusan seperti ini. Tidak harus menjadi straight A. Tidak harus menjadi Doktor dengan nilai sempurna. Tidak harus buru buru publish Scopus. 

Ada waktu anak yang saya curi ketika saya bekerja dulu. Mungkin ini adalah waktu saya untuk mengembalikannya. 

Tentu saja saya juga masih kesulitan mengatur waktu dan mengatur semuanya. Tapi semoga dengan setting prioritas utama seperti ini, hidup saya akan jauh lebih baik baik saja. Termasuk anak saya.

PS. 
Jujur, berkorban hal ini sangat berat. Apalagi untuk ego saya. Saya percaya banyak perempuan lain di luar sana yang juga mengorbankan banyak hal untuk keluarganya. Banyak sekali. Karena itu, do respect your wife. They sacrificed a lot :')